Selasa, 02 Februari 2016

Cara Mengayuh Sepeda Dengan Mekanika Baik dan Benar

Cara Mengayuh Sepeda Dengan Mekanika Baik dan Benar - Mekanika mengayuh (pedaling) lebih sering diabaikan oleh pesepeda. Butuh didapati bahwa utk mendapati manfaat bersepeda yg efisien pedaling tak cuma sekedar mengayuh. Apabila Kamu mau kayuhan sepeda Kamu efisiens, Kamu butuh buat menentukan bahwa kaki & badan Kamu turut jadi penentu efisiensi pedaling & efisiensi bersepeda dengan cara total.

Penempatan Kaki
Macam Mana kaki Kamu ditempatkan kepada pedal berpengaruh power stressing & efisiensi bersepeda. Memanfaatkan jari-jari kaki buat mendorong pedal mampu menekankan kaki tendon Kamu. Konsentrasi terhadap menempatkan sendi jumpa antara jari kaki & telapak pas di atas poros pedal. Sepatu bersepeda akan menolong Kamu mencapai aspek ini, terutama sepatu bersepeda bersama klip pedal & mengunci kaki Kamu di posisi stasioner.

Melatih bersama Gear tetap(Fixed Gear)
Coba utk melatih pedaling ini bersama mengendarai sepeda fixed gear (fixie) utk membiasakan–tidak seperti sepeda multigear, di mana kayuhan bisa jadi berhenti/berjeda sepanjang sepeda melaju—. Kepada sepeda fixe gear, pedal senantiasa bakal bergerak mengikuti gerak sepeda, & factor ini dapat memaksa Kamu buat menjaga kontak bersama pedal. Faktor ini bakal menopang Kamu memperkuat kayuhan & menopang Kamu mengembangkan keterampilan mengayuh yg lebih kuat.

Konsentrasi terhadap Kayuhan ‘tekan & tarik’
Pedal berputar terhadap poros waktu sepeda melaju. Cara buat menambah efisiensi pedaling ialah tak cuma mengayuh dgn ‘menekan’ (downstroke) pedal ke bawah yg dilakukan oleh salah satu kaki dengan cara bergantian. Mencoba ‘tambahkan’ sedikit sisi terhadap kontak antara kaki dgn permukaan pedal, di mana perihal ini dilakukan terhadap bidang kaki yg mendapat giliran ‘ditarik naik’. Ini membuat peluang utk mempermudah dalam rotasi pedal dgn menunjang tarik pedal lewat yg upstroke. Kunci utk ini merupakan menjaga kaki Kamu membuka ke pedal & menyaksikan kegiatan kaki yang merupakan siklus melingkar. Ini dapat meningkatkan efisiensi pedaling.

Sesuaikan Posisi & Ketinggian Sadel
Apabila Kamu mengalami rasa sakit di lutut sesudah sekian saat bersepeda, elemen ini mungkin disebabkan posisi sadel terlampaui jauh ke depan, menciptakan sisi lancip sisi di lutut Kamu yg pun meningkatkan tekanan kepada sendi. Buat itu, Kamu butuh menyesuaikan posisi sadel, bagaimanakah Kamu duduk di sadel. Apabila Kamu duduk terlampaui jauh ke depan, Kamu sanggup memanfaatkan kunci tepat buat menggeser sadel agak sedikit ke belakang. Ini bakal mengurangi ketegangan lutut & menciptakan mengayuh lebih nyaman & efisien.

Tata Cara dan Kiat BERSEPEDA DI TANJAKAN

Bersepeda menanjak lebih sering dihindari oleh sebahagian cyclist. Padahal, ketakutan bersepeda menanjak justru bakal membatasi manfaat dari tantangan latihan ini. Manfaat menanjak bersepeda termasuk juga peningkatan ketahanan otot, kapabilitas otot, peningkatan leg power, lebih konsentrasi mental & peningkatan koordinasi.

Walau bersepeda mendaki bisa saja sedikit menakutkan, kala Kamu memecahnya jadi kayuhan-kayuhan yg dikelola bersama baik & logis, Kamu bakal dgn gampang menaklukan tanjakan (tantangan) itu perdana & tidak sedikit lagi.


Persipan fisik yg matang & keadaan sepeda yg fit pastinya jadi perihal pokok kala kita bersepeda dimedan atau trek apapun baik flat trek (mendatar), descent (turunan) & Climb (tanjakan).


Sekian Banyak teknik basic bersepeda menanjak seperti ; penyesuaian suspensi, teknik shifting (gigi transmisi), posisi ketinggian seatpost & posi tubuh amat sangat tentukan kenyamanan kita dikala melibas tanjakan.


Penyesuaian Suspensi :
Panduan ini buat para rider MTB terutama cross country (XC) baik utk medan aspal ataupun offroad ringan. Diwaktu menghadapi tanjakan usahakan kunci (lock) suspensi depan kamu supaya tak bekerja naik – turun.
Anjuran ini bersama maksud disaat menanjak & kamu berdiri di atas sadel (sadle) utk melaksanakan kayuhan pedal yg kuat, energi & tenaga kamu tak terbuang percuma dikarenakan suspensi depan yg naik turun.
Suspensi yg static menciptakan energi waktu kita mengayuh sepeda dgn berdiri memang tersalurkan dengan cara menyeluruh terhadap crank.

Utk sepeda MTB yg tak memiliki system lock, sebaiknya rider tak dalam posisi berdiri saat mengayuh kepada tanjakan.
Buat roadbiker penyesuaian suspensi tak butuh sebab fork depan sepeda balap telah static.

Teknik Shifting
Panduan ini berlaku buat rider MTB ataupun Roadbiker, shifting atau yg lebih dikenal dgn pemindahan gigi transmisi pastinya telah akrab bagi kamu pecinta olah raga sepeda. Shifter biasnya terletak terhadap handle bar (stang kemudi) sepeda kita. Shifter merupakan piranti yg mengakses dgn FD (front deraileur) & RD (rear derailleur), FD & RD inilah yg bertugas memidahkan gigi (chainrings) baik depan ataupun belakang.
Shifting yg benar kepada diwaktu tanjakan pastinya bakal memberikan kenyamanan tersendiri bagi rider.
Utk rider yg memiliki power (tenaga) & otot kaki yg kuat, tak jadi masalah memakai Chainring (gir) depan paling gede & gir belakang terkecil, sebab shifting dgn model ini dapat memberikan akselari maksimum kepada diwaktu kita menganyuh sepeda.

Buat rider pemula shifting dgn memakai chainring (gir) depan paling mungil & belakang terbesar, memberikan kenyamanan waktu mengayuh pedal. Konsekuensi teknik shifting seperti ini, sepeda terjadi pelan. Tutorial utk teknik ini usakan buat tak berdiri di atas sadel bakal tapi percepat putaran kayuhan pedal rider.

Bersama berlatih & tradisi bersepeda, kita bakal menemukan sendiri kebolehan otot kaki kita dikala menghadapi medan tanjakan, makin tidak jarang bersepeda & berlatih ditanjakan rider sanggup mengukur shifting terhadap gir berapa yg pas buat menghadapi climb trek.

Posisi ketinggian Seatpost & Sadel (sadle)
Seatpost (dudukan sadel) pastinya tak terpisahkan bersama sadel (lokasi duduk rider). Energi & tenaga rider dikala melintasi trek menanjak (climb) tidak sedikit terkuras. Pedoman utk pengaturan seatpost waktu melintasi tanjakan yaitu usakan seatpost terhadap posisi maksimum kayuhan rider.

Ukur panjang kaki rider bersama meteran bersama maksud meraih hasil yg akurat, tarik meteran dari telapak kaki sampai pangkal selangka. Setelah Itu ukur panjang Crank leght (lengan crank), misal panjang kaki 75cm & crank lengt 25cm keseluruhan yakni 95cm.
Tarik keatas meteran dari poros BB (Buttom Bracket) sampai sadle, sesuaikan ketinggian sadle bersama ukuran yg telah kamu peroleh. Ukuran tersebut yakni titik maksimum saat kaki kita mengayuh sepeda.

Jikalau terasa kurang nyaman kurangi ketinggian seatpost, masih diingat bahwa posisi kaki haruslah nyaris lurus disaat kamu naik di atas sadle & telapak kaki dipedal arah pedal jam enam (180 derajat).
Pedoman pengaturan ketinggian seatpost tersebut bertujuan supaya energi & tenaga rider saat menganyuh di atas sadle tak terbuang percuma.

Posisi Rider (Berdiri & Duduk)
Standing Up (berdiri)
Kelebihan :
- Otot kaki bekerja maksimal & menyeluruh, tekanan tak cuma kepada satu otot.
- Dipakai power yg akbar, maka akselerasi terhadap kala tanjakan jadi lebih gampang.
Kekurangan :
- Rider memanfaatkan lebih tidak sedikit energi, sebab kaki menunjang berat badan dengan cara total.
- Posisi berdiri diwaktu menanjak mengakibatkan rider tak dapat berlangsung pelan sebab condong laksanakan akselerasi serta-merta.

Sitting Down (Duduk)
Kelebihan :
- Posisi rider duduk di atas sadel pastinya menciptakan tubuh terasa lebih rileks (slow), dikarenakan energy tak terkuras berlebih.
- Beban badan bertumpu terhadap sepeda bukan kepada kaki, automatis energy yg kamu miliki lebih ekonomis.
- Rider bakal mengatur ritme bersepeda, baik buat akselerasi segera ataupun perlahan.
Kekurangan :
- Rider bakal merasakan sakit yg berulang-ulang kepada satu otot waktu trek tanjakan.

Terhadap dasarnya posisi duduk dikala bersepeda di medan tanjakan lebih baik di bandingkan dikala kita berdiri, energi yg kita keluarkan lebih sedikit di bandingkan posisi berdiri (standing-up).

Waktu rider melintasi tanjakan yg tinggi, rider bakal mencampurkan 2 metode tersebut.
Posisi berdiri yg singkat diwaktu tanjakan tajam bakal menmbahkan ritme kayuhan sepeda kita.
Fokuskan posisi berdiri kita disaat mengayuh kepada putaran crank, petunjuk ini akan menjaga badan konsisten kalem.

Keadaan sepeda yg prima serta amat sangat memastikan kesukseskan kita diwaktu melibas trek tanjakan. Memberi pelumas kepada bidang pedal & crankset.

Utk roadbiker posiskan lengan tangan terhadap handle bar sektor atas & usahankan lengan tangan masih kepada posisi tenang.

Bar End
Utk rider MTB & Roadbiker yg memanfaatkan flat bar, kamu akan menambah aksesoris pada handle bar berupa Tanduk (Bar End). Fungsi Bar End lebih untuk kenyamanan rider ketika menanjak.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Mengayuh Sepeda Dengan Mekanika Baik dan Benar

0 komentar:

Posting Komentar